INDONESIA tetap menjadi negara tujuan utama mahasiswa Australia. Tahun depan, 1.113 mahasiswa strata satu Australia akan tinggal, belajar dan penempatan kerja di berbagai lokasi di seluruh Indonesia melalui program mobilitas New Colombo Plan atau NCP.

Putaran terbaru dari hibah mobilitas ini menambah lebih dari dua ribu mahasiswa Australia yang telah memperkaya ilmu mereka dengan studi jangka pendek dan penempatan kerja di Indonesia.

Pada 2017 diperkirakan lebih dari 3.168 warga Australia akan belajar di Indonesia di bawah program NCP. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai tujuan paling populer dari 38 negara yang ditawarkan di seluruh kawasan Indo-Pasifik.

Duta Besar Australia Paul Grigson mengatakan para mahasiswa akan belajar dalam disiplin ilmu masing-masing, bermitra dengan perguruan tinggi, yayasan dan perusahaan di Indonesia, dengan proyek-proyek di bidang lahan gambut, antikorupsi dan tata kelola perusahaan, manajemen air, ekonomi properti dan kebidanan.

“Ini proyek-proyek menarik yang menunjukkan banyaknya kesempatan bagi mahasiswa Australia untuk memperdalam pengalaman akademik dan kehidupan mereka melalui belajar dan bekerja di Indonesia,” ujar Grigson.

Para mahasiswa baru mobilitas NCP itu, kata dia, akan kembali ke Australia membawa wawasan dan pemahaman baru tentang tetangga terdekatnya. “Dan menumbuhkan persahabatan baru yang akan berlangsung seumur hidup.”

NCP menyediakan dana bagi universitas dan konsorsium Australia untuk mendukung mahasiswa Australia berpartisipasi dalam satu semester atau studi jangka pendek, magang, bimbingan, praktikum dan penelitian.

New Colombo Plan merupakan prakarsa Pemerintah Australia untuk meningkatkan pengetahuan Indo-Pasifik dengan mendukung para mahasiswa S1 Australia menuntut ilmu dan magang di negara-negara kawasan.

NCP dimaksudkan untuk mengubah dan memperdalam hubungan Australia di kawasan, juga memastikan angkatan kerja Australia yang lebih sadar-kawasan untuk masa depan.[]

RILIS