KONGLOMERAT multinasional India Ratan Tata mengakuisisi saham Xiaomi. Kesepakatan tersebut isyarat dukungan atas eksistensi sang pabrikan Tiongkok sebagai industri smartphone terbesar ketiga di dunia.

“Tata adalah salah satu pemimpin bisnis yang paling dihormati di dunia. Investasinya adalah respon positif atas strategi kami memasuki pasar India sejauh ini,” kata CEO Xiaomi Lei Jun, sebagaimana dilaporkan Reuters dan dikutip KompasTekno, Senin, 27 April 2015.

Ratan Tata adalah cucu dari pendiri Tata Group Jamsetji Tata. Keluarga pengusaha tersebut menguasai banyak lini bisnis. Di antaranya baja, mobil, hotel, dan teknologi informasi. Salah satu kelompok usaha tertua di India ini terlibat dalam bisnis merek-merek terkenal seperti Jaguar, Land Rover, dan Ritz Carlton.

Ihwal akuisisi ke Xiaomi, belum jelas berapa persen pastinya saham yang dibeli Ratan Tata. Yang jelas, nilai bisnis Xiaomi bernilai 45 juta dollar AS atau setara Rp 584 triliun.

Investasi ini disinyalir menyusul ekspansi agresif Apple Tiongkok tersebut di India. Dengan penawaran produk untuk pasar emerging, Xiaomi diklaim telah mendorong angka penetrasi smartphone di negara kain sari tersebut.

Pekan lalu, Xiaomi menggelar peluncuran global di New Delhi, India. Ini kali pertama Xiaomi menggelar peluncuran global di luar Tiongkok. Salah satu produk andalan yang dirilis adalah Mi 4i yang dibanderol 205 dollar AS atau setara Rp 2,6 juta.

Ke depan, India bakal jadi salah satu fokus Xiaomi untuk mengembangkan bisnis. “Kami bakal membawa lebih banyak produk ke India,” kata Jun.(kompas.com)