Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya, menetapkan Gunong Cut, Kecamatan Tangan-tangan, sebagai Gampong Mandiri Percontohan.

Partisipasi warga dalam pembangunan dinilai sebagai salah satu potensi, yang akan terus digali dan dikembangkan menuju kemandirian gampong. Partisipasi warga diharapkan jadi pembuka jalan bagi Gunong Cut untuk mampu bangkit dan berdaya.

Kata “partisipasi” acap didendangkan para politisi, birokrat dan kalangan akademis. Partisipasi merupakan konsep yang, antara lain, bermakna ajakan terlibat aktif dalam suatu kegiatan pembangunan. Ketika sistem pemerintahan dijalankan secara sentralistik, ketika hajat hidup rakyat dikontrol ketat, segala kebutuhan rakyat seolah-olah diurus Negara, banyak pihak tergoda untuk berujar: “partisipasi.” Bahkan sejak Soeharto berkuasa, kata “partisipasi” mewabah dan telah menghiasi ruang-ruang publik.

Kita juga akrab dengan ungkapan “partisipasi politik,” “partisipasi sosial,” “partisipasi rakyat,” “partisipasi publik,” dan lain sebagainya. Para elit politik dan kalangan akademik menilai keikutsertaan rakyat menjadi penting dalam proses pembangunan. Terutama, terkait transisi menuju demokrasi.

Partisipasi rakyat, sangat dibutuhkan, antara lain untuk memandirikan desa. Lalu kita pun mendengar program “Desa Mandiri Pangan,” “Desa Mandiri Gotong-royong,” “Desa Mandiri Energi” dan lain-lain terkait program yang dilekatkan pihak luar untuk kemandirian desa.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mendefinisikan partisipasi sebagai perihal turut berperan dalam suatu kegiatan; keikusertaan; peranserta.  Tantangan kita, bagaimana partisipasi warga dalam rangka kemandirian desa, tidak hanya berujud upaya-upaya promosi pembangunan dan hanya meyakinkan warga sekadarnya agar tak berjarak dari rencana pembangunan di wilayah mereka bermukim. Tapi, partisipasi yang membangkitkan ghirah  rakyat untuk ada dalam tiap proses pembangunan gampong.

Seluruh pembangunan di desa kita harapkan menjadi bagian implementasi impian komunitas gampong, yang sama-sama ingin ditunaikan untuk kemaslahatan bersama. Rencana pembangunan di gampong bukan lagi merupakan pemaksaan kehendak dan kebutuhan pihak-pihak lain di supra desa. []NM

Leave a Reply

Your email address will not be published.