Dyah Ajak Pemuda Beurawe Kampanye Lawan Corona Melalui Lagu Islami

20
Dyah Ajak Pemuda Beurawe Kampanye Lawan Corona Melalui Lagu Islami
Dyah Erti Idawati bersama para Pemuda Gampong Beurawe, Banda Aceh, Kamis, 21 Mei 2020. @Humas Pemerintah Aceh

Wakil Ketua Gugus Tugas Covid19 Aceh Dyah Erti Idawati mengajak para pemuda Gampong Beurawe ikut mengampanyekan gerakan melawan corona melalui lirik-lirik lagu islami.

“Mari bersama ikut dalam gerbong pemerintah untuk mengampanyekan gerakan melawan covid,” ujar Dyah saat berjumpa dengan para pemuda Beurawe di Banda Aceh, Kamis sore, 21 Mei 2020.

Dyah mengapresiasi para pemuda Beurawe karena kegiatan membangunkan sahur yang mereka lakukan viral sejak awal Ramadan.

“Aktivitas kalian berhasil menjadi sorotan orang-orang di seluruh Aceh bahkan Indonesia. Saya pikir atensi kalian untuk membantu pemerintah dalam pengendalian covid19 sangat dibutuhkan,” ujar Dyah seperti dikutip dari laman Humas Pemerintah Aceh.

Cara-cara kampanye seperti menyanyikan lagu islami, kata Dyah, bakal lebih membekas pada khalayak.

Menanggapi hal itu, Badrun Nafis, pencipta lirik Watee ka Sahoe yang viral dinyanyikan Remaja Masjid Al Furqan Beurawe, mengatakan akan merangkai lirik berisi ajakan melawan corona.

“Insya Allah dalam beberapa waktu ini,” ujar Nafis.

Lirik Lagu Tercipta Pada 2010

Nisfun Nahar, sang vokalis mengatakan lirik lagu itu diciptakan kakaknya Badrun Nafis pada 2010.

“Sebelumnya membangunkan sahur dilakukan dengan cara tidak sopan. Banyak warga yang komplain makan timbul inisiatif menciptakan syair sesopan mungkin,” ujar Anis, sapaan akrab Nisfun Nahar.

Lima tahun berselang, saat generasi mereka yang menjadi remaja masjid di Beurawe, kebiasaan membangunkan sahur dengan syair yang enak didengar, dilanjutkan.

“Saat itu kami sama sekali tidak berpikir akan viral.”

Sebenarnya, kata Anis, lagu itu sudah pernah viral Ramadan tahun lalu, tapi tidak seviral tahun ini.

“Viralnya di 20 Ramadan. Kalau di Beurawe 20 Ramadan malam terakhir kami bangunkan orang sahur, karena di Ramadan 21 sudah itikaf, qiyamul lail.”

“Alhamdulillah pada tahun ini viral lagi. Masyarakat Indonesia menanti kegiatan kami ini,” ujar Anis.

Mereka berharap apa yang mereka lakukan di Masjid Al Furqan Beurawe bisa dicontoh remaja-remaja masjid lainnya di seluruh Indonesia.

Data yang dilansir dari website Dinas Kesehatan Aceh, hingga Jumat, 22 Mei 2020, penderita covid19 di Aceh berjumlah 19 orang. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan atau PDP 101 orang, dan Orang Dalam Pengawasan atau ODP berjumlah 2.007 kasus.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan berkomentar
Masukkan nama

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.