PASAR Modern Aceh Barat Daya ditargetkan rampung pada 2018. Pembangunan pasar bakal menghabiskan biaya Rp60 miliar dari dana Otonomi Khusus.
Peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan pasar tersebut dilakukan kemarin, Senin, 14 Maret 2016, oleh Bupati Aceh Barat Daya Jufri Hasanuddin, di Gampong Cot Seutui, Kecamatan Blangpidie.
Panitia Pembangunan Pasar Modern Rahwadi mengatakan, pasar modern bagian dari program jangka panjang Pemerintah Aceh Barat Daya. Pembangunan pasar dilakukan secara multiyears. “Sumber dana dari otsus. Tahun ini dikucurkan sebesar 25 miliar, sisanya tahun 2017. Pada 2018 pembangunan pasar modern rampung dan sudah bisa kita fungsikan,” ujar Rahwadi.
Bupati Jufri Hasanuddin mengatakan kehadiran pasar tersebut akan menjadikan Aceh Barat Daya sebagai pusat perdagangan di pantai barat selatan. “Untuk tahun pertama setelah peresmian pasar modern kita akan menggratiskan kepada seluruh masyarakat Nanggroe Breuh Sigupai ini,” ujar Jufri.
Pasar Modern sendiri merupakan proyek monumental yang digagas Jufri Hasanuddin selain Pelabuhan Teluk Surin dan jalan dua jalur sepanjang 64 kilometer. “Ini pasar modern pertama yang ada di Aceh,” ujar Jufri Hasanuddin beberapa waktu lalu.
Dalam rancangan awal, pasar tiga lantai itu akan berdiri di lahan seluas 4,9 hektare. Selain itu, ada pemisahan antara pasar kering dan basah.
Di lantai pertama pasar ditempatkan kantor pengelola, toko-toko sembako, souvenir dan peralatan rumah tangga. Di lantai dua, disediakan los ritel pakaian, alat-alat elektronik dan pada lantai ketiga ada game zone, bank, toko kosmetik dan elekronik.[]
RZ | RILIS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan berkomentar
Masukkan nama

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.