SEKOLAH Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Meulaboh menepungtawari (peusijuek) ketua baru Dr Inayatillah, M.Ag, Selasa, 15 Januari 2019. Ini kali pertama Inayatillah bertugas sejak dilantik sebagai Ketua STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh periode 2019-2023. Inayatillah resmi dilantik Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin, pada 7 Januari 2019, di Kementerian Agama, Jakarta.

Wakil Ketua bidang Akademik dan Kelembagaan, Arif Idris mengatakan, prosesi peusijuek tersebut dimaknai sebagai bentuk kemuliaan yang dilakukan civitas akademik menyambut ketua baru. “Hari ini, ibu telah menjadi keluarga STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, sekaligus nahkodanya,” ujarnya.

Arif berharap, pergantian pimpinan berdampak positif terhadap pembangunan kampus ke depan. Terutama peningkatan kualitas menuju alih status menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN). “Membenahi apa-apa yang kurang dan melanjutkan apa yang telah berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, mantan Ketua STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Syamsuar berharap hadirnya ketua baru dapat menumbuhkan semangat baru dalam peningkatan pelayanan akademik. Selain itu juga dapat mempercepat peralihan status STAIN menjadi IAIN.

Kegiatan yang berlangsung dalam nuansa kekeluargaan tersebut, dihadiri seluruh dosen dan tenaga kependidikan STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh. Setelah prosesi peusijuek, Inayatillah didampingi Syamsuar, Arif Idris, Wakil Ketua II Syarifah Rohana, Wakil Ketua III Erizar dan Kabag AUAK Suharman, menyempatkan diri berkunjung ke tiap unit kerja. Usai bersilaturahmi dengan unit kerja, Inayatillah langsung memimpin rapat terbatas dengan unsur pimpinan kampus.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan berkomentar
Masukkan nama

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.